01/02/2016

Akuntansi Pajak / Tax Accounting

Akuntansi Pajak merupakan sarana sekaligus proses yang harus dilakukan dalam rangka menyajikan Laporan Keuangan sebagai dasar dalam menetapkan besarnya pajak terutang, mengingat dalam ketentuan perundang-undangan perpajakan terdapat aturan-aturan khusus yang berkaitan dengan akuntansi, yaitu masalah konsep transaksi dan peristiwa keuangan, metode pengukurannya, serta pelaporannya yang ditetapkan oleh undang-undang. Bahasa Akuntansi dalam undang-undang perpajakan lebih dikenal dengan pembukuan dan diatur dalam pasal 28 Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).
Akuntansi Perpajakan tercipta karena adanya suatu prinsip dasar yang diatur oleh Undang-Undang perpajakan dan perbentukannya terpengaruh oleh fungsi perpajakan dalam pengimplementasian kebijakan pemerintah. Sisi Akuntansi Komersial sebagai prinsip-prinsip dasar yang digunakannya bersifat netral (tidak memihak) terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh akuntansi. Oleh karena itu, prinsip-prinsip dasar akuntansi dapat digunakan atau berlaku bagi akuntansi pajak (tax accounting), hanya memang terdapat karakteristik dan tujuan pelaporan keuangan fiskal yang berbeda. Kewajiban pembukuan, merujuk pada pasal 28 UU KUP dan penjelasan pasal 14 Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) dengan prinsip dasar pembukuan, haruslah diselenggarakan dengan cara dan sistem yang lazim dipakai di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan, kecuali Undang-Undang perpajakan menentukan lain.



Kembali ke Daftar Isi KLIK DISINI

No comments:

Post a Comment